Inilah Salah Satu Cara Untuk Mencegah Virus Pheuminia Yang Berasal Dari China

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lapangan terbang Soekarno-Hatta memberi ajakan berkaitan bahaya penyebaran virus Pneumonia asal China.

Kepala KKP, Anas Maruf menyarankan supaya warga khususnya yang akan melancong ke China atau aktor perjalanan dengan pesawat dari China untuk memakai Alat Pelindung Diri (APD).

“Pakai APD minimum seperti masker,” katanya di Terminal 3 Lapangan terbang Soekarno-Hatta, Selasa (7/1).

Pemakaian APD itu dianjurkan untuk beberapa petugas yang punya efek tinggi kontak dengan pasien terinfeksi virus Pneumonia. “Personil pesawat, ground handling, petugas imigrasi serta petugas kesehatan,” katanya.

Anas meneruskan, spesial buat warga yang akan lakukan perjalanan ke arah China untuk memerhatikan penebaran penyakit radang paru karena virus Pneumonia.

Ia mengharap warga dapat menghindarkan beberapa tempat munculnya virus itu. “Jauhi kontak langsung dengan pasien yang alami demam, batuk serta sesak nafas,” katanya.

Anas memperingatkan supaya warga yang alami demam, batuk serta sesak nafas jadi tanda-tanda pneumonia langsung bisa mengontak petugas medis. “Selekasnya hubungi petugas kesehatan,” katanya.

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lapangan terbang Soekarno-Hatta mempererat pengawasan kehadiran penumpang asal China.

Kepala KKP Lapangan terbang Soekarno-Hatta, Anas Maruf menjelaskan, pada awal Januari 2020 masyarakat China di Kota Wuhan, Tiongkok berlangsung penambahan Infeksi virus Pneumonia atau radang paru.

“WHO memberi perhatian spesial sebab radang paru itu gampang menyebar dari orang ke orang,” katanya waktu didapati di Lapangan terbang Soekarno-Hatta, Selasa (7/1).

Ia menjelaskan, pada Desember 2019 lalu, tertera masyarakat China yang terinfeksi virus Pneumonia sekitar 27 masalah. Selanjutnya awal Januari 2020, telah bertambah jadi 44 masalah.

Karena itu, kata Anas, balai KKP lakukan kesiagaan di pintu-pintu masuk Indonesia. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Mencegah serta Pengaturan Penyakit tanggal 3 Januari 2020 dengan nomor PM.04.02/III/43/2020.

Hindari Virus Pneumonia Asal China, Warga Disarankan Gunakan Pelindung Diri

Tidak Semua Ngilu Dada Tanda-tanda Penyakit Jantung, Ketahui Perbedaannya

Beberapa orang mengkaitkan ngilu dibagian dada jadi tanda-tanda penyakit jantung. Walau sebenarnya, kenyataannya tidak semua ngilu dada berkaitan dengan masalah pada jantung.

Tidak hanya jantung, beberapa masalah kesehatan lain diikuti oleh ngilu dada. Sebutlah saja gastroesophageal reflux disease (GERD) atau asam lambung yang memiliki tanda-tanda seperti dengan serangan jantung.

Serangan jantung berlangsung karena terhambatnya saluran darah ke otot jantung. Jantung koroner atau penyumbatan pembuluh darah yang menyuplai darah ke jantung jadi salah satunya pemicu intinya.

Penyakit jantung sendiri tidak cuma diikuti dengan ngilu dada. Beberapa tanda-tanda lain ikut menyertainya.

Sesaat GERD adalah keadaan saat asam lambung naik ke kerongkongan. Ngilu dada jadi salah satunya tanda-tanda intinya.

Dengan keserupaan tanda-tanda itu, Anda butuh mengetahui lebih jauh beberapa sinyal ciri khas yang lain yang ada.

Mencuplik Very Well Health, berikut gejala-gejala penyakit jantung yang ciri khas:
– Perasaan penuh, sesak, tertekan, atau sakit dibagian tengah dada
– Sensasi dada berasa kencang atau seperti diikat
– Pusing
– Ngilu menyebar ke pundak, leher, rahang, atau lengan
– Mual
– Sesak napas
– Keringat dingin
– Sakit kepala
– Rasa lemah yang tidak dapat diterangkan

Sesaat ngilu dada pada GERD biasanya dibarengi oleh beberapa sinyal berikut:
– Sensasi terbakar di dada atau bawah tulang dada
– Ngilu jarang-jarang menyebar ke pundak, leher, atau lengan
– Ngilu biasanya ada sesudah makan atau saat berbaring
– Jarang-jarang dibarengi keringat dingin

Tidak hanya serangan jantung serta GERD, ngilu dada jadi sinyal dari masalah lain. Berikut mencuplik Healthline.

1. Serangan cemas atau kekhawatiran
Keresahan yang kronis bisa memunculkan perasaan cemas tiba-tiba yang membuat Anda seakan tidak berkapasitas. Ngilu dada biasanya diikuti dengan tanda-tanda lain terhitung sesak napas serta ketakutan yang intensif.

2. Kejang otot kerongkongan
Sebagian orang dapat alami pengencangan kerongkongan yang memunculkan rasa sesak. Bila ini berlangsung, satu orang bisa rasakan sakit serta tidak nyaman seperti ngilu dada.

3. Ngilu kantung empedu
Kantung empedu bertanggungjawab untuk melepas empedu yang dipakai badan untuk mengolah lemak. Kantung empedu yang terhalang dapat mengakibatkan tanda-tanda seperti rasa sakit di dada, pundak, meleng, serta leher dan mual serta muntah.

4. Radang selaput dada
Keadaan ini adalah peradangan jaringan yang ada pada dinding dada. Keadaan ini biasanya dikarenakan oleh infeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *