Akibat Makan Mie Tiap Hari bagi Penderita Autisme dan Hipertensi

Efek konsumsi mie instan setiap hari adalah kadar natriumnya yang tinggi. Natrium yang terdapat didalam mie instan berasal dari garam (NaCl) dan bahan pengembangnya. Bahan pengembang yang umum digunakan adalah natrium tripolifosfat, mencapai 1% dari bobot total mie instan per kadar saji.

Natrium miliki efek yang kurang untung bagi penderita maag dan hipertensi. Bagi penderita maag, kadar natrium yang tinggi akan menetralkan lambung, agar lambung akan mensekresi asam yang lebih banyak untuk mencerna makanan.

Akibat makan mie tiap hari adalah suasana asam lambung yang tinggi akan berdampak pada pengikisan dinding lambung dan sebabkan rasa perih. Sedangkan bagi penderita hipertensi, natrium akan menambah tekanan darah karena ketidakseimbangan pada natrium dan kalium (Na dan K) di didalam darah dan jaringan.

Kelemahan lain mie instan adalah tidak bisa dikonsumsi oleh penderita autisme. Hal selanjutnya disebabkan karena mie instan mempunyai kandungan gluten, substansi yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita autisme.

Akibat Makan Mie Instan – Lebih Cepat Lapar
Sifat karbohidrat didalam mie berbeda bersama sifat yang terdapat di didalam nasi. Sebagian karbohidrat didalam nasi merupakan karbohidrat kompleks yang berikan efek rasa kenyang lebih lama. Sedangkan karbohidrat didalam mie instan sifatnya lebih sederhana agar mudah diserap. Akibatnya, mie instan berikan efek lapar lebih cepat dibanding nasi

Dan untuk makan mie instan “dengan baik,” sebaiknya diberi lauk-pauk yang lain khususnya sayuran yang berserat.

Namun, untuk mencukupi kebutuhan gizi didalam tubuh, satu bungkus mie belumlah cukup. Jika menyaksikan iklan di layar televisi, langkah makan mie yang baik adalah bersama menambah menu yang berasal dari bahan dasar hewani dan sayur-sayuran berserat.

Iklan mie di layar kaca menampilkan tradisi orang makan mie instan bersama tambahan menu layaknya ayam, ikan, telur, kangkung, wortel, dan kapri. Pada bungkus mi pun terdapat gambar penyajian mie bersama menu tadi. Lalu apakah ini sekadar menarik perhatian ? Tentu saja tidak.

Bahan dasar hewani sedia kan sumber protein, namun sayur-sayuran memiliki serat bisa menambah vitamin. Selain itu, sayuran memiliki serat berperan pula untuk menetralisasi kadar lemak.

Menurut seorang ahli gizi klinik, Juniarta Alidjaja, orang yang akibat makan mie instan setiap hari tanpa diimbangi makanan memiliki serat berpotensi mengalami masalah kesehatan. Hal ini karena mie mempunyai kandungan karbohidrat sederhana, lemak, dan kadar natrium tinggi. Misalnya obesitas, kenaikan kadar gula darah, kenaikan tensi tubuh dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *