Malaria: Penyebab, Gejala, Diagnosis dan Pengobatan

Penyakit malaria adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk yang disebabkan oleh protozoa parasit bersama dengan type plasmodium. Gejala malaria umum adalah demam, meriang, dan sakit seperti di serang flu.

Apa Itu Malaria?
Meski gejalanya terlihat seperti flu biasa, kudu Anda ketahui bahwa penyakit malaria sanggup berakibat fatal bagi kesehatan. Jika tidak ditangani bersama dengan cepat dan tepat, tanda-tanda malaria yang terlihat sanggup mengakibatkan komplikasi berat yang sanggup berujung pada kematian.

Penyakit malaria merupakan penyakit pada sel darah merah yang mengancam jiwa yang ditularkan ke manusia oleh nyamuk Anopheles. Setelah manusia digigit nyamuk, parasit penyebab malaria ini berkembang biak di liver (hati) manusia sebelum menginfeksi dan menghancurkan sel-sel darah merah.

Penyakit malaria adalah penyakit yang sanggup dikontrol dan diobati jika didiagnosis sejak dini. Sayangnya, perihal ini tidak bisa saja di antisipasi pada area yang fasilitas medisnya terbatas. Pada saat ini, vaksin untuk penyakit ini masih belum ditemukan. Mengetahui tanda-tanda malaria adalah keliru satu cara pencegahan malaria.

Penyebab Malaria
Penyebab malaria adalah gigitan berasal dari nyamuk Anopheles betina yang di dalam tubuhnya terdapat parasit Plasmodium. Anopheles adalah salah satu nyamuk yang sanggup menjadi penular parasit malaria.

Keberhasilan parasit penyebab malaria untuk berkembang di dalam tubuh nyamuk terkait pada beberapa faktor, terlebih aspek kelembaban dan suhu nyamuk.

Ketika nyamuk yang terinfeksi menggigit manusia, parasit penyebab malaria memasuki aliran darah, dan menjadi aktif dalam hati. Setelah itu, 5-16 hari sesudah itu sehabis tergigit, manusia yang tergigit dapat menjadi tunjukkan gejala.

Parasit malaria baru sesudah itu dilepas ulang ke dalam aliran darah berasal dari hati menuju sel darah merah dan menjadi berkembang biak. Beberapa parasit penyebab malaria ini tersedia yang senantiasa di hati dan tidak dilepas pada waktunya nanti. Ketika dilepas di saat yang ditentukan itu, itulah yang disebut bersama dengan kekambuhan (relaps).

Ada lebih berasal dari 100 type Plasmodium tetapi para ilmuwan sudah mengidentifikasi lima type Plasmodium yang secara khusus sanggup menginfeksi manusia, di antaranya:

1. P. falciparum
Parasit penyebab malaria ini berada di seluruh dunia, tetapi mayoritas di Afrika. Diperkirakan 1 juta orang terbunuh gara-gara strain ini setiap tahunnya. Strain ini sanggup berkembang biak bersama dengan cepat menjadi malaria berat, bila sampai menyerang otak. Namun, strain ini tidak sanggup relaps.

2. P. vivax
Terletak di Amerika Latin, Afrika, dan Asia (terbanyak di Asia). Strain ini miliki stadium aktif yang di hati yang sanggup mengaktifkan dan menyerang darah sehabis berbulan-bulan atau bertahun-tahun, yang disebut bersama dengan relaps/kambuh.

3. P. ovale
Terletak terlebih di area Afrika Barat, yang secara biologis dan morfologi amat serupa bersama dengan P. vivax. Strain ini sanggup menyerang golongan darah Duffy negatif, yang merupakan golongan pada mayoritas penduduk sub-Sahara Afrika. Ini menyebutkan bahwa prevalensi strain ini (bukan P. vivax) beberapa besar di Afrika.

4. P. malariae
Terletak di seluruh dunia dan salah satu parasit malaria yang aktif setiap 3 hari. Jika tidak diobati, P. malariae sanggup membuat infeksi parah yang sanggup bertahan seumur hidup.

5. P. knowlesi
Terletak di Asia Tenggara dan diketahui miliki siklus 24 jam. Oleh gara-gara strain ini sanggup berkembang biak bersama dengan cepat pada pasien, kasus yang fatal berasal dari strain ini terhitung dilaporkan.

Gejala Malaria
Gejala malaria atau tanda-tanda malaria kudu diketahui untuk jalankan antisipasi dan penanganan yang tepat. Menurut Centers for Disease Control plus Prevention (CDC), tanda-tanda malaria atau tanda-tanda malaria diklasifikasikan dalam dua kategori yaitu sederhana dan berat.

-Malaria tanpa komplikasi didiagnosis bila terdapat tanda-tanda malaria tanpa tersedia tanda-tanda klinis atau laboratorium untuk tunjukkan keparahan atau disfungsi organ vital. Individu yang menderita sanggup mengalami suatu malaria berat jika malaria sederhana ini tidak diobati, atau jika mereka tidak tersedia kekebalan tubuh untuk melawan penyakit.
-Malaria berat didefinisikan oleh bukti klinis atau laboratorium ada disfungsi atau kegagalan organ vital. Tipe ini cenderung menjadi fatal jika tidak diobati.

Gambaran umum berasal dari tanda-tanda malaria adalah:

-Demam dan menggigil.
-Gangguan kesadaran sampai koma.
-Kejang.
-Gangguan pernapasan.
-Perdarahan abnormal, seperti anemia.
-Ikterus klinis dan bukti disfungsi organ vital.

Diagnosis Malaria

Diagnosis dini malaria adalah suatu hal yang amat perlu untuk penyembuhan malaria. Setiap individu yang tunjukkan tanda-tanda malaria dan tanda-tanda penyakit ini kudu langsung diuji.

WHO amat merekomedasikan kontrol parasitologi bersama dengan mikroskop atau tes diagnostik cepat (RDT/rapid diagnostic test). Pemilihan metode ini, pasti saja, terkait pada fasilitas medis yang tersedia. RDT lebih tenar di seluruh dunia gara-gara cepat dan mudah.

Pengobatan Malaria
Jika tidak terima penyembuhan malaria, penyakit malaria ini sanggup berakibat fatal. Meskipun banyak cara sudah dilakukan, vaksin untuk penyakit ini masih belum ditemukan. Namun, penyakit ini sanggup ditangani bersama dengan membuat sembuh malaria.

Tujuan berasal dari membuat sembuh malaria adalah untuk menghalau parasit Plasmodium berasal dari aliran darah pasien. Dengan demikian, risiko penularan penyakit sanggup menyusut bersama dengan penyembuhan malaria ini.

Terapi paduan artemisinin (ACT) dianjurkan oleh WHO untuk penyembuhan malaria. Artemisinin berasal berasal dari tanaman Artemisia annua, dan dikenal gara-gara kemampuannya untuk mengurangi jumlah parasit Plasmodium dalam aliran darah bersama dengan cepat.

ACT sanggup dikombinasikan bersama dengan obat lain sebagai obat mitra untuk penyembuhan malaria. Peran artemisinin adalah untuk mengurangi jumlah parasit dalam tiga hari pertama sedangkan obat mitra menghalau sisanya.

Kombinasi ACT adalah penyembuhan malaria lini pertama. Pengobatan lini ke dua dan untuk ibu hamil dan juga anak-anak, kina dan obat mitranya lebih direkomendasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *