8 Cara Menjaga Kesehatan Telinga yang Aman dan Nyaman

Dibanding anggota tubuh lainnya, telinga adalah daerah tubuh yang sukar untuk dibersihkan. Meski beberapa orang mampu bersihkan telinganya sendiri, kerap kali kotoran telinga justru makin lama masuk ke dalam. Lantas, bagaimana cara melindungi kesegaran telinga yang aman?

Cara Memelihara Kesehatan Telinga
Sebelum menyebutkan perihal cara melindungi kebersihan telinga, kudu Anda ketahui bahwa kotoran telinga terhadap umumnya berwujud lunak dan merupakan produksi alami berasal dari kelenjar minyak berasal dari liang telinga.

Kotoran telinga ini justru berfungsi untuk melindungi telinga karena mampu memerangkap debu, melindungi air sehingga tidak masuk telinga, hingga menghindar pertumbuhan kuman. Meski begitu, beberapa manfaat kotoran telinga di atas mampu dirasakan seumpama kuantitas kotorannya tidak berlebihan.

Apabila kotoran di telinga terlalu banyak, perihal itu mampu menyumbat telinga hingga sebabkan masalah pendengaran, hingga nyeri terhadap telinga. Lantas, bagaimana cara melindungi kesegaran telinga yang tepat?

Berikut adalah beberapa cara melindungi kesegaran telinga yang mampu Anda lakukan, di antaranya:

1. Hindari penggunaan cotton bud
Banyak orang berasumsi bahwa cotton bud mampu digunakan untuk bersihkan telinga anggota dalam. Padahal, formalitas mengimbuhkan anggota dalam telinga pakai cotton bud adalah suatu hal yang tidak disarankan, karena berisiko sebabkan kotoran telinga terdorong ke dalam.

Alih-alih demi kesegaran telinga, kegiatan ini justru berisiko menyebabkan kerusakan gendang atau saluran telinga. Kondisi ini sebabkan kotoran telinga mengendap terhadap saluran telinga.

2. Bersihkan daerah daun telinga saja
Setelah Anda meraih penjelasan bahwa melindungi kesegaran telinga pakai cotton bud adalah suatu hal yang berisiko, maka tips melindungi kesegaran telinga yang safe adalah bersihkan anggota daun telinganya saja.

Perlu Anda ketahui, telinga mempunyai kebolehan untuk bersihkan dirinya sendiri. Bulu-bulu halus yang ada di telinga dan wujud telinga yang bersudut mampu melindungi debu dan kotoran yang berlebih.

3. Menjaga telinga tetap kering
Cara melindungi kesegaran telinga yang satu ini kerap kali tidak jadi perhatian serius. Padahal, telinga yang terlalu lembap terlalu mungkin bakteri untuk masuk ke dalam saluran telinga. Jika suasana ini kerap dialami, perihal itu mampu sebabkan infeksi (otitis eksterna).

Oleh karenanya, menegaskan suasana telinga kering kudu jadi perhatian terutama bagi Anda yang mempunyai hobi berenang. Segera miringkan kepala jika ada air yang masuk ke telinga Anda.

4. Hindari penggunaan ear candle
Sepertinya halnya cotton bud, banyak orang masih berasumsi bahwa ear candle mampu bersihkan kotoran yang ada di dalam telinga. Padahal, cara ini tidak terbukti efisien namun justru sebabkan cedera akibat pembakaran yang berlangsung dan tersumbatnya saluran telinga.

5. Jaga telinga berasal dari paparan suara keras
Mengupayakan kesegaran telinga tetap terjaga dengan baik yang paling ringan adalah jauhi telinga berasal dari suara keras. Terlalu lama meraih paparan suara keras mampu memengaruhi pendengaran, apalagi berisiko sebabkan Anda tuli. Jika suasana memaksa Anda berada di lingkungan yang bising, gunakanlah pelindung telinga.

Meski begitu, cara melindungi kesegaran telinga ini kerap diabaikan. Padahal telinga mempunyai kebolehan untuk mendengar suara. Tidak semua suara dalam kategori safe untuk didengarkan.

6. Batasi penggunaan earphone
Selain berasal dari lingkungan, paparan suara keras juga mampu bersumber berasal dari penggunaan earphone. Padahal, formalitas pakai earphone berisiko sebabkan masalah pendengaran.

Agar kesegaran telinga tetap terjaga, cara utama yang kudu Anda melaksanakan adalah tidak pakai earphone lebih berasal dari satu jam. Hal penting lainnya yang kudu dilaksanakan sebagai cara melindungi kesegaran telinga adalah sesuaikan volumenya.

Aturan safe yang mampu Anda ikuti demi melindungi kesegaran telinga adalah 60/60, yakni batas volume tidak lebih berasal dari 60 % dan tidak pakai lebih berasal dari 60 menit.

7. Obat tetes telinga
Cara melindungi kesegaran telinga yang satu ini mampu dilaksanakan dengan pakai obat tetes telinga yang dijual bebas di pasaran. Pada umumnya, 5 menit sehabis obat tetes telinga digunakan, Anda mampu menegakkan posisi kepala layaknya semula.

Sementara itu, tiga hari sehabis Anda pakai obat tetes telinga, miringkan kepala dan teteskan air hangat terhadap telinga yang bermasalah, sehabis itu miringkan kepala ke segi lain untuk mengeluarkan kotoran. Jangan lupa keringkan saluran telinga dengan benar.

Proses ini mungkin saja mampu dilaksanakan berulang kali hingga kotoran telinga keluar. Akan tetapi, jangan pakai metode ini seumpama terdapat infeksi atau dulu merintis operasi telinga. Apabila kotoran telinga tidak berkurang, segera periksan ke dokter karena cara ini berisiko sebabkan kotoran masuk ke dalam saluran telinga.

8. Menggunakan ear syringe
Ear syringe adalah sebuah alat berwujud bulat yang mampu menyemprotkan air ke dalam telinga. Cara ini tidak mampu dilaksanakan terhadap orang yang mempunyai lubang di gendang telinga.

Perlu diketahui, seumpama dalam bersihkan sumbatan kotoran telinga membutuhkan alat spesifik secara manual, sebaiknya perihal ini dilaksanakan oleh dokter. Jika dambakan menyadari cara melindungi kesegaran telinga yang safe dan nyaman, sebaiknya konsultasi terutama dahulu dengan dokter THT.

Pemeriksaan Rutin ke Dokter
Setelah Anda meraih penjelasan perihal cara melindungi kesegaran telinga layaknya di atas, perihal penting lainnya yang tidak boleh dilewatkan adalah melaksanakan pemeriksaan telinga secara teratur ke dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT).

Pada umumnya, persoalan pendengaran berkembang secara bertahap, suasana ini sebabkan Anda kudu menegaskan suasana telinga berasal dari waktu ke waktu. Tes awal pendengaran kudu dilaksanakan sehingga Anda mampu mengukur dan mengambil tindakan yang tepat.

Selain itu, pemeriksaan telinga juga dilaksanakan manfaat menegaskan ada tidaknya penumpukan kotoran telinga di dalam telinga. Jika terdapat kotoran, maka telinga Anda kudu dibersihkan.

Biasanya dokter mampu mengeluarkan kotoran telinga dengan alat sedot (suction) atau merekomendasikan irigasi telinga, yakni pengaliran air bertekanan untuk mengeluarkan kotoran di telinga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *