10 Penyebab Susah Buang Air Kecil & Cara Mengobatinya

Pernahkah Anda merasakan amat mengidamkan buang air kecil namun mesti menunggu sebagian pas sampai urine muncul dari alat kelamin? Bisa jadi Anda sedang mengalami kesulitan buang air kecil. Jika urine tidak dapat dibuang dari tubuh, maka urine ini justru dapat mengakibatkan infeksi pada organ tubuh dan pada kelanjutannya mengakibatkan komplikasi. Lantas apa saja penyebab kesulitan buang air kecil ini? Lebih langkapnya review penjelasannya di bawah ini.

Penyebab Susah Buang Kecil pada Pria dan Wanita
Banyak kondisi yang tidak sama dapat mengakibatkan kesulitan buang air kecil, tersebut adalah mungkin penyebab sukar berkemih disertai solusi kesulitan buang air kecil, di antaranya:

1. Pembengkakan kelenjar prostat
Penyebab kesulitan buang air kecil yang paling kerap berlangsung adalah ada permasalah pada organ kurang lebih saluran kencing seperti kelenjar prostat pada pria. Memang, seiring bersama dengan bertambahnya usia, kelenjar prostat pada pria dapat mengalami pembengkakan agar dapat mengganggu saluran kencing dan urine pun dapat butuh sebagian pas untuk dapat dikeluarkan.

2. Infeksi saluran kencing
Wanita juga dapat mengalami infeksi saluran kencing (ISK) yang disebabkan penumpukan bakteri di saluran kemih. Bagian tubuh ini bergerak dari ginjal ke kandung kemih ke uretra, yang membawa urine ke arah luar tubuh. Gejala kesulitan buang air kecil yang ditimbulkan ISK di antaranya, buang air kecil yang menyakitkan, kerap terasa mesti buang air kecil, urine keruh atau urine bedarah, demam, dan urine berbau busuk.

3. Gangguan sistem saraf
Selain masalah di area saluran kelamin, kandung kemih mungkin tidak berguna bersama dengan benar dikarenakan ada masalah dalam mengirimkan pesan dari otak ke kandung kemih dan uretra lewat jalur saraf, yang jadi penyebab kesulitan buang air kecil. Beberapa penyakit yang mengganggu sistem saraf seperti diabetes, stroke, multiple sclerosis, trauma pada tulang belakang atau panggul, tekanan pada sumsum tulang belakang akibat tumor dan cakram hernia yang dapat mengakibatkan kesulitan berkemih.

Sementara pada wanita, persalinan pervaginam kadang waktu dapat mengakibatkan kerusakan jalur saraf pemeriksaan yang terjadi.

Jika sebelumnya pernah memanfaatkan tabung tidak tebal yang disebut kateter, Anda mungkin berisiko lebih besar mengalami kesulitan buang air kecil. Risiko juga lebih tinggi kalau dokter memanfaatkan alat khusus lain apa pun, seperti ureteroscope atau cystoscope.

4. Penggunaan obat
Selain itu, kesulitan buang air kecil juga dapat disebabkan oleh dampak samping dari penggunaan obat-obatan yang menghambat urine untuk muncul bersama dengan mudah. Ini juga obat yang disebut antikolinergik, kerap mengkonsumsi obat untuk depresi, antihistamin, obat penurun tekanan darah, antipsikotik, agen hormon, dan obat nyeri otot.

5. Menopause
Kaum perempuan yang menjelang atau sedang menopause, persentase estrogen atau hormon perlu pada wanita ini dapat turun secara alami. Akibatnya, dinding vagina jadi tipis, kering, dan kadang waktu meradang.

Kurangnya estrogen melemahkan kandung kemih (yang menampung urine) dan saluran kencing, saluran yang membawa urine muncul dari tubuh, mengganggu kemampuannya untuk mengontrol manfaat kemih, salah satunya mengakibatkan kesulitan buang air kecil.

6. Prolaps kandung kemih
Prolaps kandung kemih juga disebut kandung kemih yang turun. Ketika dinding vagina yang menunjang kandung kemih melemah kebanyakan dikarenakan usia), kandung kemih dapat mengalami prolaps atau turun ke dalam vagina, yang kebanyakan dapat mengakibatkan kesulitan buang air kecil.

Penyebab prolaps kandung kemih kebanyakan adalah stres akibat persalinan, mengangkat beban berat, mengejan pas buang air besar, sembelit jangka panjang, dan kurangnya estrogen menopause – hormon yang memperkuat otot-otot vagina. Obesitas juga dapat berisiko pada kandung kemih yang prolaps.

7. Gangguan ginjal
Anuria adalah penyebab kesulitan buang air kecil. Anuria berlangsung dikala ginjal berhenti memproses urine. Kondisi ini kebanyakan akibat penyakit atau kerusakan ginjal. Buang air kecil adalah sistem vital dan hasil dari ginjal menyaring dan mengeluarkan product limbah, cairan, elektrolit, dan zat lain yang tidak ulang di inginkan atau diperlukan tubuh.

Zat-zat yang menunggu untuk dikeluarkan ulang dari dalam tubuh dan tidak dikeluarkan kalau ginjal berhenti bekerja dan kesulitan buang air kecil. Penyumbatan ini dapat mengakibatkan masalah kebugaran lainnya dan dapat mengancam jiwa kalau tidak diobati.

Anuria didiagnosis dikala ginjal memproses kurang dari 500 mililiter (mL) urin tiap-tiap hari. Urine harian yang muncul biasa adalah antara 1 sampai 2 liter untuk orang dewasa.

8. Jengkolan
Penggemar jengkol mesti berhati-hati, dikarenakan amat banyak makan makanan yang dianggap paling sedap oleh sebagaian orang ini jadi penyebab kesulitan buang air kecil, lho. Seperti dikutif dari kompas.com, dampak samping berlebihan makan jengkol yakni jengkolan atau jengkoleun, yang mengakibatkan asam jengkolat sukar larut dalam air mengendap dalam ginjal, membentuk kristal padat. Kristal tak larut pada ginjal ini yang mengakibatkan kesulitan buang air kecil.

Beruntung, kondisi ini dapat diatasi bersama dengan meminum banyak air. Namun, kalau tetap merasakan kesulitan untuk berkemih, direkomendasi langsung mendapat penanganan medis seperti pembedahan atau laser untuk mengeluarkan kristal yang mengendap dalam ginjal.

9. Operasi
Jika area ginjal atau saluran kencing ini baru saja meniti operasi, saluran kencing juga mengalami dampak samping agar kesulitan untuk mengeluarkan urine. Obat yang diberikan sebelum dan sepanjang operasi untuk mengakibatkan pasien relaks dapat mengakibatkan retensi urine tepat sehabis operasi. Prosedur hip replacement (penggantian pinggul), operasi dubur, operasi untuk masalah wanita, dan operasi untuk menanggulangi wasir dapat mengakibatkan kesulitan buang air kecil.

10. Retensi urine
Retensi urine adalah suatu kondisi di mana kandung kemih amat tetap penuh, namun kesulitan buang air padahal kerap terasa mesti berkemih. Ada dua bentuk retensi urine, yakni akut dan kronis.

Retensi urine dapat berlangsung pada pria dan wanita, namun berlangsung lebih kerap berlangsung pada pria, terutama dikala jadi tambah tua. Bahkan, penelitian memperlihatkan 10 kali lebih kerap pada pria daripada wanita.

Pengobatan Susah Buang Air Kecil
Munculnya tanda-tanda kesulitan buang air kecil sesekali kebanyakan tidak memprihatinkan. Namun, kalau gejalanya persisten atau berulang, Anda haru mendapat pengangan dokter.

Sebelum perawatan, dokter mungkin dapat lakukan pemeriksaan fisik dan mengajukan sebagian pertanyaan tentang tanda-tanda kesulitan buang air kecil. Dokter juga dapat lakukan tes untuk melacak penyebab yang mendasarinya. Untuk pria, tes kebanyakan bersama dengan lakukan pemeriksaan atau pencitraan prostat. Tes lain juga pemeriksaan urine.

Pengobatan secara medis
Perawatan dan dukungan obat kesulitan buang air kecil dapat bergantung pada penyebab yang mendasari kesulitan buang air kecil. Beberapa perawatan standar di antaranya:

Obat-obatan untuk pembesaran prostat
Antibiotik untuk infeksi
Operasi untuk meringankan penyumbatan prostat
Prosedur untuk melebarkan uretra
Pengangkatan jaringan parut di dalam uretra
Pengobatan secara alami
Selain perawatan medis, ada sebagian pengobatan alami yang dapat dilakukan di tempat tinggal untuk menunjang meringankan kesulitan buang air kecil. Langkah-langkah ini kebanyakan melibatkan upaya minimal dan dapat digunakan seiring bersama dengan perawatan medis.

Obat kesulitan buang air kecil yang alami di antaranya:

Mandi air hangat dapat mengakibatkan organ dan saluran kencing jadi lebih rileks dan mudah untuk buang air kecil.
Kompres memanfaatkan botol air panas atau bantal pemanas di perut.
Pijat di area kandung kemih dapat jadi solusi kesulitan buang air kecil. Kandung kemih berada di perut bagian bawah dan kalau kami pijat di area tersebut, maka kami dapat mengakibatkan pengosongan urine.
Mencatat pola buang air kecil untuk mengidentifikasi pemicunya
Jika kesulitan buang air kecil berlangsung sampai berhari-hari, langsung periksakan kondisi ini ke dokter terdekat untuk beroleh penanganan yang tepat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *